Penelitian keadan ternmbu karang disepanjang pantai Barat Sumatera Barat telah dilakukan semenjak bulan Oktober 1992 sampai bulan Juni 1994 dengan metode transek garis dan mantatow. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi terumbu karang di perairan pantai barat Sumatera Baral. Hasil analisis menunjukkan bahwa 74, I % (20 lokasi) yang diselami terumbu karangnya sudang mcngalami kerusakan berat (Pcrsen covernya O - 24), 22,2 % (6 lokasi) mengalami kerusakan (Persen covernya 25 - 49) , dan hanya satu lokasi (3,7 %) yang terumbu karangnya masih sangat baik, yaitu Pulau Pieh. O leh sebab itu peneliti memberi beberapa rekomendasi kepada cmerintah propinsi untuk melindungi keaneragaman dan keindahan terumbu karang .
Cite this activity
Kunzmann A. and Efendi Y. (1994) Kerusakan terumbuh karang di perairan sepanjang pantai Sumatera Barat.
@misc{Kunzmann1994,
Title = {Kerusakan terumbuh karang di perairan sepanjang pantai Sumatera Barat},
Author = {Kunzmann, Andreas and Efendi, Yempita},
Editor = {},
Year = {1994},
Pages = {48-56},
Volume = {91},
Abstract = {Penelitian keadan ternmbu karang disepanjang pantai Barat Sumatera Barat telah dilakukan semenjak bulan Oktober 1992 sampai bulan Juni 1994 dengan metode transek garis dan mantatow. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi terumbu karang di perairan pantai barat Sumatera Baral. Hasil analisis menunjukkan bahwa 74, I % (20 lokasi) yang diselami terumbu karangnya sudang mcngalami kerusakan berat (Pcrsen covernya O - 24), 22,2 % (6 lokasi) mengalami kerusakan (Persen covernya 25 - 49) , dan hanya satu lokasi (3,7 %) yang terumbu karangnya masih sangat baik, yaitu Pulau Pieh. O leh sebab itu peneliti memberi beberapa rekomendasi kepada cmerintah propinsi untuk melindungi keaneragaman dan keindahan terumbu karang .},
}
TY - MGZN
AU - Kunzmann, Andreas
AU - Efendi, Yempita
TI - Kerusakan terumbuh karang di perairan sepanjang pantai Sumatera Barat
PY - 1994
SP - 48-56
VL - 91
AB - Penelitian keadan ternmbu karang disepanjang pantai Barat Sumatera Barat telah dilakukan semenjak bulan Oktober 1992 sampai bulan Juni 1994 dengan metode transek garis dan mantatow. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi terumbu karang di perairan pantai barat Sumatera Baral. Hasil analisis menunjukkan bahwa 74, I % (20 lokasi) yang diselami terumbu karangnya sudang mcngalami kerusakan berat (Pcrsen covernya O - 24), 22,2 % (6 lokasi) mengalami kerusakan (Persen covernya 25 - 49) , dan hanya satu lokasi (3,7 %) yang terumbu karangnya masih sangat baik, yaitu Pulau Pieh. O leh sebab itu peneliti memberi beberapa rekomendasi kepada cmerintah propinsi untuk melindungi keaneragaman dan keindahan terumbu karang .
ER -